Resensi Buku "Sejarah Eropa" Karya Wahyudi Jaya
Judul
Buku : Sejarah Eropa
Pengarang : Wahyudi Jaya
Penulis
Ringkasan : Yogi Hendrawan
1. Eropa Kuno
Eropa merupakan kiblat kebudayaan bagi banyak
negara di dunia. Kebudayaan Eropa kuno di dominasi oleh dua kebudayaan, yaitu
Yunani dan Romawi. Kebudayaan ini memeiliki peradaban yang tinggi di zaman itu.
A. Yunani
periode Yunani
Arkais pada abad ke-8 sampai ke-6 SM,
hingga berakhirnya Zaman Kuno dan
dimulainya Abad Pertengahan .Awal Peradaban ini mencapai puncaknya pada periode Yunani
Klasik, yang mulai berkembang pada abad ke-5
sampai ke-4 SM. Pada periode klasik ini terdapat dua polis yang sangat kuat,
yaitu Athena dan Sparta. Dengan dua polis ini Yunani berhasil menghalau
serangan peradaban Persia. Peradaban Yunani mengalami kemunduran akibat dari
perang saudara antara Sparta dan Athena yang
yang
disebut sebagai perang Poloponesos. Dengan
bantuan dari Persia, Sparta berhasil mengalahkan Athena. Perang ini
mengakibatkan wilayah Yunani terpecah-belah. Dengan melemahnya kekuatan Yunani,
Alexander agung dari Macedonia menyerang Yunani dan mengakhiri peradaban
Yunani.
Masyarakat
Yunani Kuno Hidup mendiami sebuah Polis atau Negara kota. Stiap Polis saling
bersaing untuk membuktikan polis mana yang terhebat. Hal ini membuat
polis-polis sulit bersatu. Namun, dalam dalam beberapa tahun sekali, mereka
mengadakan sebuah perlombaan dibawah gunung kaki Olympus yang mana gunung ini
mereka anggap sebagai kediaman dewa. Dengan adanya perlombaan ini, polis-polis
di Yunani bersatu dalam sebuah perlombaan. Samapai sekarang perlombaan ini
masih digelar dengan nama Olimpiade.
B. Romawi
Peradaban
Romawi Kuno diawali dengan lahirnya Kota Roma. Secara historis, Kota Roma dibangun
oleh petani-petani latin yang tinggal di kawasan sebelah utara Semenanjung
Italia. Secara legenda, terdapat dua bayi kembar, Romulus dan Remus, yang
dibuang di sungai Tiber dan dirawat oleh serigala sampai ditemukan oleh seorang
pengembala dan diasuhnya. Setelah dewasa mereka mendirikan Kota Roma
Sistem
Pemerintahan Romawi adalah Kerajaan (Monarki) 750 SM-500 SM namun system ini
mengalami pemberontakan dan berubah menjadi Republik Romawi 500 SM-27 SM. Pada
masa Republik Romawi terdapat pembagian penduduk, yaitu Patricia(bangsawan)
dan Plebea (warga
negara biasa). Berakhirnya Republik Romawi ditandainya dengan terbunuhnya
Juliuc Caesar sebagai Trium Virat. Sistem Republik diganti dengan Kekasisaran
Romawi.
2. Abad Pertengahan
Dimulainya abad pertengahan ditandainya
dengan keruntuhan Kekaisaran Romawi. Pada zaman ini, agama kristen sangat
berkembang dengan pesat. Kekuasan gereja sangat dominan dalam kehidupan
masyarakat. Perkembangan ilmu pengetahuan yang
sudah ada sejak zaman Yunani-Romawi menjadi terhenti di Eropa.
Hal ini disebabkan oleh doktrin greja yang mengatakan ilmu
pengetahuan yang bertentangan dengan gereja merupakan hal yang ilegal. Gereja
tidak memberikan kebebasan untuk berpikir. Bahkan, disaat wabah penyakit Pes menyerang,
Masyarakat menganggap ini merupakan kelakuan penyihir. Penyihir identik dengan
kucing hitam dan wanita. Oleh karena itu, masyarakat membunuh wanita dan kucing
hitam yang mereka anggap penyihir. Bukannya berhenti, wabah Pes semakin
menjadi-jadi dan memusnahkan hampir 1/3 dari populasi eropa. Wabah pes dibawa
oleh tikus, sementara pemangsa alami dari tikus itu sendiri telah dimusnahkan.
Kebuntuan ilmi pengetahuan mengakibatkan kemiskinan dan kematian serta
kelaparan terjadi di seluruh Eropa. Oleh sebab itu, Zaman pertengahan juga
dinamakan Abad Kegelapan
Pada tahun 1000-an terjadi
perang besar dan berkepanjangan yang terkenal dengan sebutan Perang Salib yang
disebabkan oleh “tanah suci” (Israel-Palestina sekarang) secara silih berganti
dikuasai oleh raja-raja Islam. Masyarakat Barat menganggap tanah suci itu milik
mereka sehingga berusaha merebutnya dari penguasa Islam. Pada 1291 Akka dapat
direbut kembali oleh kaum Muslimin yang menyebabkan berakhirnya Perang Salib di
Timur.
3. RENAISANS DAN HUMANISME
suatu reaksi terhadap
kakunya pemikiran serta tradisi abad pertengahan antara abad ke-14 hingga abad
ke-17. Renaisans pertama kali diperkenalkan di Eropa Barat, di kawasan Italia
yang dipicu karena kekalahan tentara Salib dalam perang suci. Berkembangnya
Renaisans karena peranan golongan humanis.
Perkembangan pertama renaisans terjadi
di Kota Firenze. Keluarga Medici yang memiliki masalah dengan system
pemerintahan kepausan menjadi penyokong keuangan dengan usaha perdagangan di
wilayah Mediterania. Hal ini membuat para intelektual dan seniman memiliki
kebebasan besar karena tidak perlu memikirkan masalah keuangan dan mendapat
perlindungan dari kutukan pihak Gereja. Keleluasaan ini didukung oleh tidak
adanya kekuasaan dominan di Firenze. Kota ini dipengaruhi secara bersama oleh
bangsawan dan pedagang.
Penemuan
terbesar pada masa ini dalam bidang seni adalah ditemukannya metode perspektif,
yang mana perspektif menjadi hal yang sangat penting dalam seni rupa saat ini
yang dapat membantu kita dalam membuat desain bangunan dan menambah kesan
artistik. Dalam perkembangan sains, ditemukannya mesin cetak yang mengubah
dunia karena dapat menghasilkan akurasi yang lebih besar dan menjamin
ketelitian baru di dalam keilmihan tekstual.
4. Masa Revolusi Industri
Revolusi industry adalah
perubahan teknologi, sosioekonomi, dan budaya pada akhir abad ke-18 dan awal
abad ke-19 yang terjadi dengan penggantian ekonomi yang berdasarkan pekerja
menjadi yang di dominasi oleh industri oleh industri dan diproduksi mesin. Istilah
“Revolusi Industri” diperkenalkan oleh Friedrich Engels dan Louis-Auguste
Blanqui di pertengahan abad ke-19.
5. Revolusi Prancis
Revolusi Prancis merupakan
sebuah transformasi besar dalam sistem politik dan masyarakat Prancis
yang berlangsung antara 1789-1815. Prancis berubah dari negara monarki absolut
menjadi sebuah negara republik merdeka. Absolutisme adalah bentuk pemerintahan
kerajaan di mana para penguasa berkuasa secara mutlak dan tanpa dibatasi
undang-undang sehingga rakyat harus tunduk sepenuhnya terhadap raja yang pada
saat itu pemerintahan Raja Louis XIV.
6. Penjelajahan Samudera
Berkembang
berbagai teori mengenai bentuk muka bumi. Teori Gaeasentris(Bumi sebagai pusat
tata surya dan bumi itu datar) yang banyak dianut oleh masyarakat di Eropa pada
abad ke-13 dan 14. Teori ini banyak diragukan oleh banyak ilmuan, salah satunya
Copernicus dan Galileo Galilei. Mereka mengajukan Teori bahwa bumi bukan
merupakan pusat tata surya melainkan mataharilah sebagai pusat tata surya dan
bentuk bumi itu adalah bulat.
Dengan
adanya dua teori itu, Eropa mencoba membuktikan dan mengejar ketertinggalan
mereka dari negara-neara islam. Dengan
berbekalkan peta seadanya, para pelaut mencoba mengarungi lautan untuk
mencari kekayaan, memperluas daerah kekuasaan dan menyebarkan agama kristen
atau dikenal dengan gerakan 3G, Gold, Glory dan Gospel.
Pada abad
ke-16 politik colonial modern mulai muncul karena didorong oleh penemuan besar
yang dilakukan oleh pedagang Eropa. Bangsa Eropa merasa haus akan nama besar,
kekayaan, dan kejayaan.Pada abad ke-19 merupakan puncak perkembangan
kolonialisme. Hampir seluruh Benua Afrika dikuasai Bangsa Eropa.
7. Perang Dunia 1
Persaingan daerah pemasaran dan persaingan
senjata membuat negara-negara di eropa melakukan politik mencari kawan. Hal ini
memicu terjadinya peperangan antar negara di Eropa yang dikenal sebagai Perang
Dunia I.
Sebab khusus terjadinya perang ini
adalah terbunuhnya Pangeran Franz Ferdinan di sarajevo pada tanggal 28 juni
1914 oleh Gavrilo Princip yang merupakan orang serbia. Hal ini mengakibatkan
Austria meminta bantuan kepada Jerman untuk menyerang Serbia yang dibantu oleh
Inggris.
Awalnya, Jerman unggul di awal
perang. Namun, semenjak terjadinya Lucitania Incident , penembakan kapal
Inggris oleh Jerman yang mengangkut banyak warga Amerika. Amerika pun bergabung
dalam perang ini dan membuat Jerman terpukul mundur dan kalah. Diakhir
peperangan, Jerman dipaksa menandatangani Perjanjian Versailles yang sangat
merugikan Jerman.
8. Perang Dunia II
Keadaan damai di Benua Eropa
pasca-Perang Dunia I hanya berlangsung tidak lebih dari 15 tahun yang kemudian
terjadi kembali Perang Dunia II. Sebab khusus yang memicu terjadinya Perang
Dunia II adalah serangan Jerman atas Polandia pada 1 September 1939 dan yang
mengawali Perang Dunia di kawasan Asia Pasifik adalah pemboman pangkalan
angkatan laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawaii oleh Jepang pada 7
Desember 1941. Sebab umun terjadinya Perang Dunia II yaitu kegagalan Liga
Bangsa-Bangsa (LBB) karena tidak dapat mencegah Italia ketika melakukan agresi
ke Ethiopia, terjadi perlombaan senjata, serta persekutuan dan pertentangan
paham.
Perang
ini adalah perang yang paling dahsyat yang pernah terjadi di muka bumi, kurang
lebih 50 juta orang meninggal dunia dalam perang ini. Dan berakhir setelah
Jerman dan Jepang dari Blok Sentral menyatakan menyerah kepada Sekutu yang
ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Postdam antara Jerman dan Sekutu
pada 17 Juli-2 Agustus 1945 dan Perjanjian San Fransisco pada 8 September 1951
antara Jepang dan Sekutu. Pihak yang kalah perang diharuskan ganti rugi perang,
pembagian wilayah, pembagian daerah-daerah yang direbut pada masa perang.
Selain itu, mereka yang bertindak sebagai otak Perang Dunia II dinyatakan
sebagai penjahat perang dan diadili di depan Mahkamah Internasional.

Komentar
Posting Komentar